FORUM KOMUNITAS PENCINTA MUSIK ROCK MELAYU
SELAMAT DATANG DI FORUM KOMUNITAS PENCINTA MUSIK ROCK MELAYU JIKA ANDA SALAH SATU MEMBER KPMRM SILAKAN UNTUK LOGIN DAN TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN MEMBER - MEMBER SEMUA DAN JIKA ANDA BELUM MENJADI MEMBER KPMRM SILAKAN UNTUK REGISTER SEGERA TERIMA KASIH " SALAM SATU JIWA UNTUK ANDA SEMUA "


BERMULA DARI DUMAI DAN KALIMANTAN MAKA TERBENTUKLAH FORUM KOMUNITAS PENCINTA MUSIK ROCK MELAYU BAGI ANDA PEMINAT MUSIK ROCK MELAYU ( SLOW ROCK ) DIMANA PUN BERADA SILAKAN BERGABUNG DENGAN FORUM KPMRM INI SALAM SATU JIWA UNTUK ANDA SEMUA
 
PortalIndeksFacebook Grup KPMRMAnggotaPencarianFAQCalendarGroupPendaftaranLogin
WAKTU SAAT INI

Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar
Latest topics
FB KPMRM
SPONSOR
adf.ly - shorten links and earn money!
Statistics
Total 215 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah ilhamsumantri

Total 573 kiriman artikel dari user in 250 subjects
ANTI SPAM

SCRIPT BANNER KPMRM

Share | 
 

 Seni Budaya Silat Melayu Nusantara

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
khairul
Penonton
Penonton


Jumlah posting : 2
Join date : 20.04.11
Age : 48
Lokasi : Dumai - Riau

PostSubyek: Seni Budaya Silat Melayu Nusantara   20.04.11 20:23

[img][/img]

Sejarah Pencak Sila
t

Tradisi silat diturunkan secara lisan dan menyebar dari mulut ke mulut, diajarkan dari guru ke murid. Karena hal itulah catatan tertulis mengenai asal mula silat sulit ditemukan. Di Minangkabau, silat atau silek diciptakan oleh Datuk Suri Diraja dari Pariangan, Tanah Datar, di kaki Gunung Marapi pada abad XI. Kemudian silek dibawa dan dikembangkan oleh para perantau Minang ke seluruh Asia Tenggara.

Asal Mula ilmu bela diri (silat) di Indonesia kemungkinan berkembang dari keterampilan suku-suku asli Indonesia dalam berburu dan berperang dengan menggunakan parang, perisai, dan tombak. Seperti yang kini ditemui dalam tradisi suku Nias yang hingga abad ke-20 relatif tidak tersentuh pengaruh luar.

Silat diperkirakan menyebar di kepulauan nusantara semenjak abad ke-7 masehi, akan tetapi asal mulanya belum dapat dipastikan. Meskipun demikian, silat saat ini telah diakui sebagai budaya suku Melayu dalam pengertian yang luas, yaitu para penduduk daerah pesisir pulau Sumatera dan Semenanjung Malaka, serta berbagai kelompok etnik lainnya yang menggunakan lingua franca bahasa Melayu di berbagai daerah di pulau-pulau Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan lain-lainnya juga mengembangkan sebentuk silat tradisional mereka sendiri.

Dalam Bahasa Minangkabau, silat itu sama dengan silek. Sheikh Shamsuddin (2005) berpendapat bahwa terdapat pengaruh ilmu beladiri dari Cina dan India dalam silat. Bahkan sesungguhnya tidak hanya itu. Hal ini dapat dimaklumi karena memang kebudayaan Melayu (termasuk Pencak Silat) adalah kebudayaan yang terbuka yang mana sejak awal kebudayaan Melayu telah beradaptasi dengan berbagai kebudayaan yang dibawa oleh pedagang maupun perantau dari India, Cina, Arab, Turki, dan lainnya.

Kebudayaan-kebudayaan itu kemudian berasimilasi dan beradaptasi dengan kebudayaan penduduk asli. Maka kiranya historis pencak silat itu lahir bersamaan dengan munculnya kebudayaan Melayu. Sehingga, setiap daerah umumnya memiliki tokoh persilatan yang dibanggakan. Sebagai contoh, bangsa Melayu terutama di Semenanjung Malaka meyakini legenda bahwa Hang Tuah dari abad ke-14 adalah pendekar silat yang terhebat.[ Hal seperti itu juga yang terjadi di Jawa, yang membanggakan Gajah Mada.

Perkembangan dan penyebaran silat secara historis mulai tercatat ketika penyebarannya banyak dipengaruhi oleh kaum Ulama, seiring dengan penyebaran agama Islam pada abad ke-14 di Nusantara. Catatan historis ini dinilai otentik dalam sejarah perkembangan pencak silat yang pengaruhnya masih dapat kita lihat hingga saat ini. Kala itu pencak silat telah diajarkan bersama-sama dengan pelajaran agama di surau-surau. Silat lalu berkembang dari sekedar ilmu beladiri dan seni tari rakyat, menjadi bagian dari pendidikan bela negara untuk menghadapi penjajah. Disamping itu juga pencak silat menjadi bagian dari latihan spiritual.

Silat berkembang di Indonesia dan Malaysia (termasuk Brunei dan Singapura) dan memiliki akar sejarah yang sama sebagai cara perlawanan terhadap penjajah asing. Setelah zaman kemerdekaan, silat berkembang menjadi ilmu bela diri formal. Organisasi silat nasional dibentuk seperti Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Indonesia, Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (PESAKA) di Malaysia, Persekutuan Silat Singapore (PERSIS) di Singapura, dan Persekutuan Silat Brunei Darussalam (PERSIB) di Brunei. Telah tumbuh pula puluhan perguruan-perguruan silat di Amerika Serikat dan Eropa. Silat kini telah secara resmi masuk sebagai cabang olah raga dalam pertandingan internasional, khususnya dipertandingkan dalam SEA Games
.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
Seni Budaya Silat Melayu Nusantara
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Seni Pahat Semangka Yang Menakjubkan
» IGO... seni menyerang, bertahan dan memperluas wilayah...
» MUTILASI V*GINA...??!!!!!
» Kematian Bruce Lee Yang Misterius
» (ask) toko yg jual knalpot r9

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FORUM KOMUNITAS PENCINTA MUSIK ROCK MELAYU :: KEBUDAYAAN DAN SENI :: KEBUDAYAAN DAN TRADISI :: PENCAK SILAT-
Navigasi: